BBM

Daftar Lengkap Harga BBM Pertalite Hingga Pertamax Jumat 20 Februari 2026

Daftar Lengkap Harga BBM Pertalite Hingga Pertamax Jumat 20 Februari 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Pertalite Hingga Pertamax Jumat 20 Februari 2026

JAKARTA - Konsumen BBM di Indonesia mendapat kabar baik setelah PT Pertamina (Persero) menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi per Jumat, 20 Februari 2026. 

Penyesuaian ini diberlakukan di seluruh SPBU dan mengikuti ketentuan Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022, sebagai revisi dari Kepmen Nomor 62 K/12/MEM/2020 terkait formula harga dasar perhitungan harga jual eceran BBM.

Penurunan harga ini berlaku untuk jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara, BBM subsidi jenis Pertalite dan Bio Solar tetap stabil. Dengan langkah ini, Pertamina berupaya menyesuaikan harga BBM nonsubsidi dengan kondisi pasar dan menjaga daya beli masyarakat.

Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi di Wilayah Jabodetabek

Di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, harga terbaru BBM nonsubsidi adalah sebagai berikut.

Pertamax Rp11.800 per liter (turun dari Rp12.350), Pertamax Turbo Rp12.700 per liter (turun dari Rp13.400), Pertamax Green 95 Rp12.450 per liter (turun dari Rp13.150), Dexlite Rp13.250 per liter (turun dari Rp13.500), dan Pertamina Dex Rp13.500 per liter (turun dari Rp13.600).

Sedangkan BBM subsidi tetap: Pertalite Rp10.000 per liter dan Bio Solar Rp6.800 per liter. Penurunan harga ini diharapkan dapat meringankan beban transportasi harian warga dan pelaku usaha, sekaligus menjaga kestabilan ekonomi di Jabodetabek yang menjadi pusat distribusi transportasi nasional.

Dampak Penurunan BBM di Wilayah Sumatra

Di Sumatra, penyesuaian harga bervariasi sesuai wilayah dan kebijakan PBBKB. Misalnya, di Aceh dan Sumatera Utara, harga Pertamax menjadi Rp12.100 per liter, Pertamax Turbo Rp13.000 per liter, Dexlite Rp13.550 per liter, dan Pertamina Dex Rp13.800 per liter, sementara harga Pertalite dan Solar tetap.

Untuk Free Trade Zone (FTZ) Sabang, harga Pertamax Rp11.100 per liter dan Dexlite Rp12.350 per liter. Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau mencatat harga Pertamax Rp12.400 per liter, Pertamax Turbo Rp13.250, Dexlite Rp13.850, dan Pertamina Dex Rp14.100.

Langkah ini diambil Pertamina untuk menyesuaikan harga BBM sesuai kondisi fiskal dan pajak daerah, sekaligus mendorong konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.

Penyesuaian Harga BBM di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara

Selain Jabodetabek, Pulau Jawa lainnya, Bali, dan NTB mengikuti penyesuaian yang serupa. Pertamax dipatok Rp11.800 per liter, Pertamax Turbo Rp12.700 per liter, Dexlite Rp13.250 per liter, dan Pertamina Dex Rp13.500 per liter.

Di Nusa Tenggara Timur, harga sedikit lebih tinggi: Pertamax Rp12.100 per liter, Pertamax Turbo Rp13.000 per liter, Dexlite Rp13.550, dan Pertamina Dex Rp13.800. Kebijakan ini menyesuaikan dengan biaya logistik dan distribusi yang lebih tinggi ke wilayah kepulauan.

Dengan kepastian harga BBM nonsubsidi yang turun, masyarakat diharapkan dapat menekan biaya transportasi sehari-hari, terutama bagi pengusaha transportasi, pedagang, dan sektor industri yang sangat bergantung pada BBM.

Penyesuaian Harga BBM di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua

Di Kalimantan Barat, Tengah, dan Timur, harga Pertamax Rp12.100, Pertamax Turbo Rp13.000, Dexlite Rp13.550, dan Pertamina Dex Rp13.800. Sementara di Kalimantan Selatan dan Utara, harga sedikit lebih tinggi: Pertamax Rp12.400, Pertamax Turbo Rp13.250, Dexlite Rp13.850, dan Pertamina Dex Rp14.100.

Di Sulawesi, harga di Sulawesi Utara, Gorontalo, Tengah, Tenggara, Selatan, dan Barat adalah Pertamax Rp12.100 per liter, Pertamax Turbo Rp13.000, Dexlite Rp13.550, dan Pertamina Dex Rp13.800. 

Di Maluku dan Maluku Utara, harga Pertamax Rp12.100, Dexlite Rp13.550, sedangkan Papua dan Papua Barat juga mencatat harga yang sama, kecuali untuk Pertamina Dex di beberapa wilayah Papua yang Rp13.800.

Penyesuaian ini memastikan distribusi BBM lebih merata di seluruh Indonesia, mempertimbangkan kondisi logistik dan beban biaya transportasi antar pulau yang berbeda.

Pentingnya Kepastian Harga BBM untuk Masyarakat

Penurunan harga BBM nonsubsidi oleh Pertamina memberikan kepastian bagi masyarakat dan sektor usaha, terutama transportasi, logistik, dan industri kecil menengah. Dengan harga yang lebih terjangkau, masyarakat dapat menekan pengeluaran harian, sementara pelaku usaha dapat mengatur biaya operasional dengan lebih efisien.

Selain itu, stabilitas harga BBM nonsubsidi menjadi indikator penting bagi pemerintah untuk menjaga inflasi, mendorong konsumsi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi. 

Kepastian harga juga memungkinkan masyarakat dan pelaku usaha menyesuaikan pola konsumsi BBM dan mengoptimalkan efisiensi kendaraan, sehingga berdampak positif bagi perekonomian nasional.

Dengan penurunan ini, masyarakat di seluruh Indonesia, dari Sumatra hingga Papua, dapat merasakan manfaat langsung, baik untuk transportasi pribadi, angkutan umum, maupun kegiatan usaha yang bergantung pada energi bahan bakar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index